PELATIHAN PENYUSUNAN RAB DAN HPS SERTA BIMBINGAN TEKNIS PENGENDALIAN KONTRAK
Foto Bersama Peserta Kegiatan
Dinas
Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Maluku Utara terus memperkuat
kapasitas sumber daya manusia menjelang tahun anggaran 2026. Melalui Bidang
Jasa Konstruksi, PUPR Malut menggelar 2 (dua) bentuk pelatihan, yaitu Pelatihan
Penyusunan RAB dan HPS serta Bimbingan Teknis Pengendalian Kontrak di Safirna
Hotel, Ternate pada hari Rabu, 12 November 2025.
Kegiatan
ini merupakan tindak lanjut komunikasi intens Gubernur Maluku Utara, Sherly
Tjoanda, dengan Kepala BPKP Malut, Tri Wibowo Aji, yang menekankan penguatan
tata kelola konstruksi dan peningkatan sumber daya manusia (SDM).
Plt.
Kepala Dinas PUPR Malut, Risman Iriyanto Djafar, mengatakan terdapat dua isu
utama dalam kerja sama tersebut: review pelaksanaan program 2026 dan
peningkatan kompetensi SDM pengendalian kontrak.
“Harapannya, di tahun anggaran 2026,
Dinas PUPR lebih siap menghadapi seluruh tahapan kegiatan, baik dari sisi
teknis maupun dari aspek sumber dayanya,” ujar Risman.
Ia menekankan tiga kompetensi yang
wajib dimiliki Pejabat Pembuat Komitmen (PPK): pengetahuan, pengalaman, dan
attitude. Menurutnya, aspek terakhir sering kali menjadi titik lemah dalam
pelaksanaan di lapangan.
“ Beberapa materi penting dalam
pelatihan ini adalah tentang penyusunan RAB dan HPS, yang akan disampaikan oleh
Narasumber yang berkompeten di bidangnya. Tetapi yang paling penting adalah
pelaksanaannya. Tertib waktu itu bagian dari attitude,” ucapnya.
Risman menambahkan, pembekalan ini
menjadi momentum evaluasi dan pembenahan internal, terutama karena pelaksanaan
kegiatan ke depan akan menuntut transparansi dan akuntabilitas yang lebih
tinggi, sejalan dengan arahan gubernur dan wakil gubernur.
Dari pihak BPKP Maluku Utara, Fakhri
Kardina, Koordinator Pengawasan Bidang Akuntan Negara, berharap kegiatan
tersebut dapat memperkuat kolaborasi dan meningkatkan kompetensi ASN di
lingkungan PUPR.
“Marilah
kita manfaatkan kesempatan ini sebagai ruang belajar dan bertukar pengalaman.
Tujuannya untuk meningkatkan kompetensi yang pada akhirnya memberi manfaat
sebesar-besarnya bagi Pemerintah Provinsi Maluku Utara,” kata Fakhri.
Selain Fakhri, hadir pula Yoseph Recky
Cossano, Koordinator Pengawasan Bidang Investigasi BPKP Malut, yang
menyampaikan materi penguatan pencegahan korupsi di sektor pengadaan barang dan
jasa. Ia menegaskan pentingnya sistem pengadaan yang bersih dan berintegritas
sebagai fondasi pembangunan daerah.
Melalui rangkaian pelatihan ini, Kepala
Bidang Jasa Konstruksi Dinas PUPR Maluku Utara, Saiful Amin, berharap seluruh
pejabat teknis lebih siap, lebih sigap, dan lebih profesional dalam mengawal
proyek infrastruktur pada tahun 2026 mendatang.
"Prinsipnya kami mendukung dan
siap menyukseskan program pembangunan Gubernur dan Wakil Gubernur di bidang
jasa kontraktor,"ujarnya.